Alat Transportasi Tradisional

Alat Transportasi Tradisional – Sudah menjadi sifatnya bahwa makhluk hidup, khususnya manusia selalu berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Baik itu untuk bermigrasi, bertahan hidup, atau hanya sekedar berlindung. Pada zaman dahulu kala, manusia berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain dengan carra hanya berjalan kaki saja. Seiring perkembangan zaman, manusia menemukan solusi dari beragai persoalan tersebut. Mereka membuat sebuah alat yang digunakan untuk mempermudah dalam proses perpindahan ini. Diciptakanlah alat transportasi.

Alat transportasi ini secara umum, bisa dibagi menjadi 3 macam. Yaitu, transportasi darat, transportasi air dan transportasi udara. Namu, jika dibagi menurut muatannya, alat transportasi ini bisa dibagi menjadi 2 macam. Yaitu, transportasi muatan barang dan transportasi manusia.

Lihat Juga : Jasa Angkut Solo – Sora Logistik

Alat Transportasi Tradisional Darat

Nah, yang khusus akan kita bahas kali ini adalah. Alat transportasi tradisional yang dulu pernah menjadi trend, atau bahkan sekarang masih digunakan di penjuru tanah air. Kita mulai dari transportasi darat dulu ya, dimak sampai selesai.

Becak

Siapa sih yang nggak tahu tentang alat transportasi tradisional yang satu ini? Ya, becak berasal dari bahasa Hokkian be chia yang artinya kereta kuda. Namun tidak seperti nama asalnya, alat transportasi becak ini tidak menggunakan tenaga kuda melainkan tenaga manusia. Ciri khas becak adalah, memiliki 3 buah roda. Dua roda di depan dan satu di belakang. Memiliki kapasitas setidaknya 2 orang penumang yang berada di depan, dan satu lagi sebagai sopir becak yang berada di belakang. Becak ini memiliki beberapa turunan, yanng merupakan modifikasi dari becak kayuh konvensional. Beberapa diantaranya akan dijelaskan di bawah.

Helicak

Alat Transportasi Tradisional Helicak

Pada tahun 1970-an, alat helicak ini sangat sering ditemukan di Jakarta. Helicak adalah penggabungan antara Helikopter dan Becak, karena memang bentuknya agak mirip dengan helikopter. Helicak diciptakan karena adanya isu ekploitasi manusia pada saat banyaknya transportasi becak. Mungkin karena becak menggunakan tenaga manusia, yang mana pada saat itu dianggap tidak manusiawi, maka diresmikanlah Helicak ini oleh Gubernur Ali Sadikin. Untuk bentuknya masih mengadaptasi bentuk becak, namun mirip dengan helikopter. Jika becak ditenagai dengan tenaga manusia, helicak ini ditenagai oleh mesin sekuter vespa yang sengaja di datangkan dari Italia.

Bentor

Alat Transportasi Tradisional Bentor

Merupakan modifikasi dari orang tuanya yaitu becak. Bentor ini sebenarnya tidak se-resmi sebagaimana helicak. Karena biasanya, bentor ini dimodifikasi oleh bengkel atau oleh pribadi saja. Tidak seperti helicak yang secara resmi dan terfabrikasi. Yang membedakan bentor dengan helicak adalah mesin yang digunakan. Jika helicak menggunakan tenaga motor vespa, bentor menggunakan mesin motor merk-merk jepang seperti yang biasa beredar di jalanan.

Sepeda Onthel

Sepeda adalah alat transportasi tradisional yang berciri memiliki dua roda atau tiga. Pada awal penemuannya, sepeda tidak memiliki pedal, jadi diayun menggunakan kaki. Untuk di Indonesia, yang menjadi ikon adalah sepeda Onthel. Sepeda jenis Onthel ini adalah jenis sepeda klasik yang sudah ada sejak zaman belanda dulu. Kini sepeda onthel lebih banyak dacari oleh kolektor atau pecinta sepeda onthel dibandingkan untuk keperluan transportasi.

Alat Transportasi Tradisional Kuda

Delman

Alat Transportasi Tradisional Delman

Delman bisa jadi adalah nama yang paling pas atau paling umum untuk merepresentasikan alat transportasi kereta kuda. Karena delman ini, secara definisi merupakan kereta kuda yang beroda dua, tida atau empat. Alat transportasi tradisional ini diciptakan oleh seorang insinyur di Batavia, yang namanya Charles Theodore Deeleman. Nama delman sendiri merupakan nama yang diambil dari nama penemunya. Ada beberapa versi dan variasi dari delman, yang akan dijelaskan di bawah.

Dokar

Dokar merupakan salah satu macam kereta kuda, yang mana dokar ini memiliki ciri khas yaitu beroda dua. Biasanya dokar cukup ditenagai oleh satu ekor kuda saja.

Andong

Andong adalah kereta kuda khas kerajaan jawa, khususnya Yogyakarta dan Solo. Perbedaan Andong dengan Dokar adalah pada jumlah roda nya. Biaanya andong memiliki 4 roda, sedangkan dokar hanya 2 roda saja. Dan andong biasanya juga ditenagai oleh 2 ekor kuda, karena memang andong memiliki kapasitas muatan yang lebih besar dari dokar. Di berbagai daerah lain juga memiliki alat transportasi serupa yang dinamai Bendi.

Cidomo

Cidomo dalah singkatan dari Cikar (Kereta), Dokar (Kereta Kuda) dan Montor (Maksudnya Mobil). Karena Cidomo ini merupakan penggabungan antara kereta kuda namun menggunakan ban mobil. Cidomo ini akan lebih sering kamu temui di daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Alat Transportasi Tradisional Sapi

Pedati

Pedati secara umum adalah gerobak atau kereta. Nah, untuk pedati ini umumnya ditarik oleh kuda, sapi, kambing atau zebu. Namun untuk di Indonesia, pedati memang biasanya ditarik oleh sapi. Pedati yang ditarik oleh sapi sebenarnya punya nama sendiri yaitu Cikar. Cikar bisa dilihat pada penjelasan berikutnya.

Cikar

Alat Transportasi Tradisional Cikar

Cikar adalah gerobak yang ditarik oleh tenaga sapi. Alat transportasi tradisional ini biasa ditemukan di Sumatera, Jawa dan Lombok serta Madura. Nah, cikar ini dikendarai oleh seorang sopir yang dinamakan bajingan. Sebenarnya bajingan awalnya memang bukan kata kotor, namun karena sering digunakan untuk mengumpat maka kata bajingan menjadi kata yang kotor untuk diucapkan.

Alat Transportasi Tradisional Air Sungai

Rakit

Alat Transportasi Tradisional Rakit

Rakit merupakan susunan benda yang bisa terapung di atas air dan sengaja digunakan untuk membantu melintasi sebuah perairan. Biasanya rakit ini dibuat dari bambu atau kayu jenis lain. Dan cara mengendalikannya adalah menggunakan tongkat kayu. Umumnya rakit ini lebih lazim digunakan untuk penyeberangan sungai, atau untuk menuju ke tempat yang tidak terlalu jauh.

Kapal Klotok

Kapal Klotok adalah kapal khas Indonesia yang biasa digunakan untuk transportasi di sungai. Kapal Klotok biasanya digunakan untuk mamuat penumpang orang ataupun barang. Disebut kapal klotok karena bunyi mesinnya yang khas.

Alat Transportasi Tradisional Air Laut

Kapal Pinisi

Alat Transportasi Tradisional Kapal Pinisi

Kapal Pinisi adalah kapal layar yang merupakan alat transportasi tradisional air di Indonesia. Pinisi digunakan untuk alat transportasi laut. Di Indonesia, kapal pinisi ini disebut berasal dari Sulawesi.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *